Graha Kopi

Bagi pembaca yang sedang berada di daerah alam sutera, tidak ada salahnya untuk mampir ke Pasar Segar. Tepatnya di ruko Graha Kopi, Pasar Segar, Graha Raya, Bintaro RB1/10, Pondok Jagung, Tangerang Selatan, Banten. Saya mengetahui lokasi ini dari situs cikopi.com, sebuah situs yang patut dikunjungi untuk mengetahui segala sesuatu tentang kopi di Indonesia. Ada sebuah warung kopi milik Pak Hadi Lesmono. Setelah berhubungan via HP, saya pun meluncur ke sana ketika sekalian ada urusan lain di Jakarta. Karena pertama kali menjelajahi area ini, pada saat berangkat salah ambil rute. Ternyata daerah luar Jakarta lewat tol kebun jeruk ke arah alam sutera, jadi perjalanan yang saya tempuh hari itu lumayan jauh dari Bogor-Jakarta-Bintaro. Saya hendak menemui Pak Hadi dalam rangka bertanya mengenai sumber kopi yang bisa saya peroleh utuk kepentingan penelitian. Lokasi Graha Kopi tidak jauh dari perumahan dan mall alam sutera, mungkin sekitar 10-15 menit perjalanan mobil dengan catatan jalanan tidak macet.

Pemilik Tempat

Pemilik Tempat

Sampai di Graha Kopi, saya berdiskusi dengan Pak hadi dan beberapa tamu yang hadir. Ya saya sebut tamu karena di Graha Kopi kita diperlakukan seperti tamunya Pak hadi. Bahkan kita bisa membuat kopi sendiri kalau mau. Mulai dari roasting, giling sampai seduh, peralatan tersedia. Jadi bagi pembaca yang suka bereksperimen dengan kopi, lokasi ini tentu cocok.

Koleksi Roasted Bean

Koleksi Roasted Bean

Aged Bean

Aged Bean

Graha Kopi memiliki koleksi kopi yang antik dan langka, anda tidak akan menemuinya di gerai kopi biasa. Saya menyebutnya itu merupakan harta karun kepada Pak hadi. Rupanya koleksi kopi tersebut sudah dilakukan semenjak lama. Bahkan terdapat mandheling asli yang hampir sulit ditemui saat ini. Pak Hadi mengetahui banyak mengenai lokasi detil masing-masing kopi yang dimiliki karena sering berkunjung ke daerah-daerah tersebut. Jadi anda yang suka mencoba rasa kopi lain dari gerai kopi biasa, bisa mencobanya disini. Harga segelas kopinya pun bisa dibilang harga pertemanan, relative murah dibanding usaha mengkoleksi dan rasa kopinya juga yang ciamik.

Harta Karun Green Bean

Harta Karun Green Bean

Di dalam toko, displaynya cukup menarik dengan hiasan tempo dulu tetapi antik dan elegan. Terdapat mesin roasting rakitan dalam negeri yang cukup bagus dengan harga jauh lebih murah dibandingkan harga buatan luar negeri. Juga terdapat alat roasting rakitan Pak Hadi berbentuk seperti dandang yang dilengkapi dengan oven diatasnya serta baling-baling untuk memutar biji kopi agar proses roastingnya merata. Selain itu terdapat koleksi grinder untuk menghancurkan biji kopi dengan tingkat kehalusan sesuai selera.

Display Ruangan

Display Ruangan

Koleksi Grinder

Koleksi Grinder

Silahkan bagi yang mau coba grinder sendiri

Silahkan bagi yang mau coba grinder sendiri

Mesin Roasting Buatan Indonesia

Mesin Roasting Buatan Indonesia

Panel Kontrol

Panel Kontrol

Made In Indonesia

Made In Indonesia

Hasil Roasting

Hasil Roasting

Alat Roasting Rakitan Pak Hadi

Alat Roasting Rakitan Pak Hadi

Bagian dalam alat terdapat pemutar untuk mencegah biji gosog

Bagian dalam alat terdapat pemutar untuk mencegah biji gosog

Saya mencoba kopi Atu Lintang dari Aceh yang diracik oleh Pak Hadi sendiri. Beliau menawarkan saya membuat sendiri, tetapi lebih baik kita serahkan saja pada ahlinya untuk membuat. Aroma kopi tersebut cukup kuat, mungkin skala 4 dari 5 skala. Tingkat keasaman cukup rendah, saya beri nilai 3. Kadar asam kurang kuat dibandingkan “standar” kopi di German, tetapi mungkin untuk standar konsumen Indonesia cukup. Tingkat kemanisan juga 3, rasa pahit dan after taste saya beri nilai 4 karena rasanya enak. Kemudian saya memesan biji kopi tersebut untuk dibawa pulang.

Koleksi Kopi

Koleksi Kopi

Di warung kopi ini, saya bertemu salah satu orang yang mengaku bernama adi (bukan nama sebenarnya dan tidak terdapat dalam foto-foto disini). Dia mengaku pedagang green bean kopi, kebetulan saya memang membutuhkan sampel biji kopi. Setelah beberapa kali diskusi, termasuk tentang penipuan-penipuan di dunia kopi, saya membeli biji kopi darinya yang ternyata tidak sesuai dengan pesanan dan surat. Saya pun tertipu untuk pertama kali di dunia kopi. Selalu ada sesuatu untuk pertama kali bukan, mudah-mudahan saja untuk terakhir kalinya. Saya sudah membaca beberapa berita mengenai penipuan kopi, bahkan penelitian saya untuk menguji jika ada kopi yang tertukar label atau kopi yang berbeda. Ternyata dunia tipu-tipuan itu memang terjadi bahkan dari orang yang kelihatannya bisa dipercaya. Hal ini lah yang membuat pembeli luar negeri malas berhubungan dengan orang Indonesia. Bukan hanya produk kopi, bahkan komoditas lainnya.

Berdiskusi mengenai rasa kopi yang disajikan

Berdiskusi mengenai rasa kopi yang disajikan

Sehingga pedagang luar negeri kadang sampai membuka gudang di Indonesia, bahkan memiliki kebun kopi nya sendiri. Kalau sudah begini, kita yang akan rugi karena mereka akan mudah mengatur harga pasar dan ujung-ujungnya petani kecil kita yang dipermainkan. Ini semua gara-gara perilaku segelintir orang yang tidak bertanggungjawab. Tugas kita semualah untuk berusaha dengan jujur dan benar. Keuntungan pasti akan menyusul. Bukankah pedagang yang jujur akan masuk surga bersama Nabi di akhirat kelak?

Dapur bagi yang mau bereksperimen membuat kopi sendiri

Dapur bagi yang mau bereksperimen membuat kopi sendiri

100_6909

Location: Tangerang, Banten, Indonesia

Time: Agustus 2013

4 thoughts on “Graha Kopi

  1. Kalo si ‘Adi’ ini pedagang green bean, jangan2 Pak Hadi ada beli barang dari si penipu ini?
    Saya mau beli kopi luwak, apa ada di toko ini?
    Saya juga pernah beli kopi disini dan minta kopi luwak tapi dikasih kopi lokal, pantes harganya murah. Tapi mungkin saya juga yg ga paham kopi salah ordernya. Waktu itu saya bawa ke Thailand, jadi malu deh.
    Skrg niatnya mo dibawa ke Australia. Gimana mas, kira2 toko ini bisa dipercaya?

    • Untuk kopi luwak, silahkan kunjungi http://kopiluwakmanglayang.com/, saya sudah mengunjungi lokasi peternakan di gunung Manglayang, Bandung, menerapkan sistem animal walfare jadi bisa diterima oleh orang luar negeri yang sangat memperdulikan kesejahteraan binatang. Saya belum sempat membuat ulasan mengenai hal ini, nantikan ulasannya ya beserta videonya. Untuk harga kopi luwak memang wajar mahal, karena produksi sangat terbatas, produksi untuk sekitar 25 luwak hanya bisa mencapai 500-600 kg per tahun. Harga kopi luwah mentah atau roasting bisa mencapai 700rb-1jt/ kg (tergantung produsen ya ya). Kopi luwakmanglayang menjual dalam paket 50gr, jadi harga bisa terjangkau (silahkan lihat di web KLM).
      Mengenai pedagang penipu tersebut, saya yakin Pak Hadi sangat pengalaman, tidak akan mudah tertipu oleh orang tersebut, saya saja yang masih awam mengenai green bean saat itu jadi mudah tertipu pada kesempatan pertama. Saya hanya sekali bertemu Pak Hadi, orangnya ramah dan baik serta tidak segan membagi pengetahuannya tentang kopi. Silahkan berinteraksi langsung dengan Pak Hadi untuk belajar mengenai kopi dari beliau. Terimakasih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s