Nicht ist wichtiger als ein guter freund – Schokolade

Stock opname kopi yang sedang saya lakukan terpaksa harus dipostpone, karena banyak yang harus dikerjakan apalagi berhubunngan dengan penelitian. Disela-sela kesibukan, ada tawaran excursion murah dari uni selama 3 hari ke Dresden. Kesempatan ini tentu tidak saya lewatkan begitu saja. Kota Dresden merupakan kota yang unik, penuh sejarah perlawanan bahkan dari zaman Napoleon Bonaparte. Struktur masyarakat yang kompleks bahkan dari suku bangsa diluar German, jadi menurut guide tour yang menemani kami, mereka sebagai warga Dresden tidak merasa sebagai german banget. Banyak peninggalan kerajaan sampai desa dikenal sebagai dresden Elbe village sempat dinobatkan menjadi warisan dunia oleh Unesco, tetapi terpaksa dicabut kembali karena warga memilih untuk membangun jembatan modern yang menghubungkan desa tersebut ke kota Dresden yang dibelah oleh sungan Elbe yang cantik.

Lukisan Porselen, bertahan ratusan tahun.

Lukisan Porselen, bertahan ratusan tahun.

Di bagian kota lama, mata saya menangkap sebuah toko coklat yang mempromosikan diri sebagai museum coklat. Penasaran, saya mendekat dan langsung hasrat ingin makan coklat muncul. Pertama kita membeli eskrim coklat, ini benar-benar eskrim coklat asli, rasanya maknyus… Bentuknya kotak, rasanya membuat ketagihan, apalagi kita dilayani dengan ramah. Saat kita datang tidak ada pembeli, dan saat kita membeli dan makan eskrimnya, tiba-tiba terjadi antrian cukup panjang, wisatawan yang melihat kita makan eskrim rupanya tergiur juga. Kita jadi penglaris ceritanya hehehe….

IMG_9044

IMG_9025

IMG_9026

Beli eskrim coklat asli

Beli eskrim coklat asli

Melayani dengan baik

Melayani dengan baik

eskrim kotak. Kalau warna kuning pasti mirip spongebob

eskrim kotak. Kalau warna kuning pasti mirip spongebob

Jadi penglaris

Jadi penglaris

Museum Coklat

Museum Coklat

Selesai makan es krim, hati masih belum puas. Kaki memaksa masuk ke dalam toko. Interior dan pengaturan toko ciamik. Coklat asli dari berbagai belahan dunia ditampilkan di sini. Diantara tumpukan coklat-coklat mengiurkan tersebut, terdapat coklat Criolo Java Dark 64% produksi Beschle dari Swiss. Syukurlah ternyata coklat dari Indonesia termasuk golongan coklat kelas dunia.  Saya pernah menghadiri sidang mahasiswa S2 yang meneliti kakao Indonesia di daerah Sulawesi, dari yang saya tangkap (karena dalam bahasa German jadi berusaha meraba-raba terjemahannya🙂 ) kakao di Indonesia mempunyai permasalahan dari bibit kakao yang ditanam bukan merupakan varietas bagus dan tidak difermentasi. Dari yang saya baca, sepertinya criolo ini merupakan salahsatu yang bagus, tapi entah kenapa sepertinya sulit berkembang karena rentan penyakit? keine ahnung, sense saya masih belum bekerja untuk urusan varietas atau spesies di kakao. Saya pernah melakukan penelitian tentang kakao, dan masih bingung serta belum mengenal perbedaan-perbedaan jenis kakao. Secara teoritis, beda bahan tanaman harusnya beda kualitas biji kakao yang dihasilkan. Tapi entah di negara kita hal-hal seperti ini masih belum menjadi perhatian, masih seputar bagaimana meningkatkan produksi tanpa pernah berpikir bagaimana menghasilkan produk berkualitas esuai dengan keinginan pasar. Jika kita memaksakan memproduksi maksimal dengan kualitas tidak jelas, tentu sudah bisa diduga harga yang didapat juga asal-asalan.

yummiii

yummiii

Coklat dari beberapa negara

Coklat dari beberapa negara

aneka merek.

aneka merek.

IMG_9051

IMG_9052

 

lecker....

lecker….

IMG_9054

Kasir menjadi model iklan coklat Jawa

Kasir menjadi model iklan coklat Jawa

Akhirnya saya memutuskan untuk membeli coklat Indonesia tersebut. Harganya 3.6 euro, lumayan mahal buat kantong mahasiwa untuk coklat dengan berat 50g. Ketika membayar, ngobrol-ngobrol dengan mba yang jaga kasir, saya membeli coklat tersebut karena dari tanah air, eh ternyata si mba juga pernah tinggal beberapa lama di Jogja. Lalu saya meminta beliau untuk jadi model coklat jawa tersebut.

Kemasan

Kemasan

IMG_9118

Ingridient

Ingridient

Model coklat jawa sebenarnya. Yang lain lewat.....

Model coklat jawa sebenarnya. Yang lain lewat…..

IMG_9058

Ada harga ada rasa. Ketika mencicipi coklat tersebut sepotong demi sepotong (sedikit-sdikti karena mahal boo.. biar tidak cepat habis) terasa aroma dan wangi coklat asli yang kuat, dengan sedikit note kopi. Rasanya seperti memakan coklat segar yang baru dipanggang di oven. Segar dan langsung menstimulasi syaraf otak. Yang pasti rasa coklatnya asli, menggunakan butter asli coklat bukan dari tanaman lain, sehingga coklat mengkilap dan mudah lumer di mulut. Hmmmm sayang coklat ini pada akhirnya cepat habis juga karena tidak tahan akan godaannya…. sepertinya setiap saat coklat tersebut menjerit eat me..eat me… I am very delicious…… Berani mencoba coklat asli Indonesia?

Tersisa dua potong.

Tersisa dua potong.

Location: Dresden, German

Time: Mei 2014

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s