Hama dan Penyakit Buah Kakao

Salah satu penyebab penurunan produksi kakao di Indonesia beberapa waktu lalu, selain umur pohon yang sudah tua, adalah hama dan penyakit. Entah saat ini, mudah-mudahan produksi sudah membaik karena beberapa tahun ini pemerintah melalui Kementan mempunyai program Gernas Kakao dengan tujuan akhir memperbaiki produksi kakao di Indonesia. Ada beberapa hama dan penyakit utama di buah kakao, seperti penggerek buah kakao (PBK) dan busuk buah yang disebabkan jamur. Kenyataan di lapang, kadang beberapa jenis hama dan penyakit terjadi dalam saat yang bersamaan sehingga penanganannya harus menyeluruh.

Waspadalah jika sudah mulai menemukan buah kakao yang tidak sehat, waspadalah!!!

Waspadalah jika sudah mulai menemukan buah kakao yang tidak sehat, waspadalah!!!

Dari pengalaman di lapang, penanganan harus dilakukan dari banyak sisi. Mulai dari penggantian klon tanaman, pemupukan, sampai sanitasi kebun seperti penjarangan tanaman peneduh dan pemangkasan ranting dan cabang. Dan penanganan ini harus dilakukan dalam satu daerah penghasil kakao secara bersama-sama. Kalau tidak, bisa ditebak, satu lokasi ditangani, hama dan penyakit dari petak lahan kakao lain akan segera pindah masuk lagi.

Hama dan penyakit mudah menyebar ke buah dan kebun lain, jadi cepat harus segera ditangani dan dikendalikan.

Hama dan penyakit mudah menyebar ke buah dan kebun lain, jadi cepat harus segera ditangani dan dikendalikan.

Jika kebun kakao jarang dirawat, misal tinggi tanaman sudah lebih dari 3 m, banyak ranting, cabang dan daun, ditambah tanaman naungan yang subur, bisa dipastikan sinar matahari sulit masuk ke dalam lahan, selanjutnya kelembaban dan suhu menjadi ideal untuk tumbuh kembang jamur dan hama. Kalau sudah kena hama dan penyakit, buah menjadi terhambat perkembangan dan berujung ke gagal panen. Yang menjadi momok tentu penggerek buah kakao (PBK). Dari luar buah tidak begitu terlihat, mungkin hanya berupa titik-titik kecil. Petani tidak mungkin melihat satu persatu buah ketika pemeliharaan sampai panen toohhh….. nah ketika buah dipanen, biji kakao dikeluarkan dari pod, biji-biji tersebut lengket satu sama lain. Dari sisi ekonomi akan menjadi tidak menguntungkan. Jadi, rawatlah kebun kakao anda dengan baik agar kebun anda berproduksi dengan baik dan menghasilkan rejeki sesuai yang diharapkan.

Hama dan penyakit bisa menghancurkan nilai ekonomi

Hama dan penyakit bisa menghancurkan nilai ekonomi

Location: Jayapura, Papua

Time: November 2009

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s