Klinik Desa Kakao

Pengalaman mengikuti pelatihan di klinik desa kakao merupakan sesuatu yang luar biasa. Saya berkesempatan untuk belajar dan berdiskusi langsung dengan Hussin bin Purung, perwakilan dari Mars, sebuah perusahaan coklat yang kemungkinan besar anda pernah mencicipi produknya seperti mars bar dan M&M’s. Klinik desa tersebut diinisiasi oleh Mars dengan dikomandani oleh Hussin bin Purung serta bekerjasama dengan banyak pihak mulai lembaga peneliti pemerintah dan internasional, pemerintah daerah, LSM, penyuliuh, lembaga donor, petani kakao dan lain-lain.

Ramah-tamah dan sosialisasi program

Ramah-tamah dan sosialisasi program

Hussin bin Purung menjelaskan tentang kilinik desa kakao

Hussin bin Purung menjelaskan tentang klinik desa kakao

Ide dasar dari klinik desa tersebut adalah menyediakan segala sesuatu mengenai kakao mulai dari informasi, teknologi, sampai segala macam bahan keperluan untuk mengembangkan industri seperti bibit unggul kakao. Penurunan produksi kakao dunia, terutama di Indonesia karena umur tanaman yang tua dan diperparah oleh serangan hama dan penyakit, tentu mengkhawatirkan para pelaku industri kakao. Kalau tidak ada bahan baku biji kakao berkualitas, bagaimana mungkin mereka akan memproduksi produk-produk coklat berkualitas tinggi yang permintaannya terus meningkat. Tidak bisa tidak, perbaikan industri kakao harus dilakukan mulai dari hulu. Dan cara terbaik yaitu meningkatkan kesejahteraan petani, dengan cara membantu mereka memproduksi kakao yang tinggi kualitas dan kuantitas.

Suasana Pelatihan

Suasana Pelatihan

Menuju lokasi kebun

Menuju lokasi kebun

Permasalahannya adalah tidak mudah merubah persepsi dan kebiasaan petani. Nah, dengan adanya klinik desa kakao tersebut, petani diberi contoh nyata bahwa dengan pergantian tanaman kakao dengan bibit unggul, serta penerapan budidaya yang baik akan meningkatkan kesejahteraan karena produksi akan meningkat. Petani tidak akan mudah diyakinkan hanya dengan ide, tetapi ketika diberi contoh nyata, ceritanya akan berbeda.

Display rak untuk pengeringan dan sortasi

Display rak untuk pengeringan dan sortasi

Peralatan untuk merawat tanaman dan panen buah

Peralatan untuk merawat tanaman dan panen buah

Dan yang lebih menarik lagi, konsep desa klinik ini di kelola langsung oleh petani. Segala keuntungan dari penjualan bibit dan penyediaan teknologi, kembali ke petani tersebut. Tidak butuh waktu lama, ketika kesejahteraan terbukti meningkat, petani lain yang belum mengikuti program akan segera tertarik untuk belajar bagaimana caranya mereka bisa juga ikut sejahtera. Bahkan banyak efek lain. Anak-anak petani yang tadinya merantau ke kota karena menganggap pekerjaan berkebun kakao tidak menguntungkan, mulai berbondong-bondong kembali ke desa untuk membantu membangun kebun orangtuanya dan mulai membangun kebunnya sendiri.

Tanaman kakao kadang tidak beraturan menyebabkan masalah, sehingga perlu pelatihan pengaturan jarak tanam kakao

Tanaman kakao kadang tidak beraturan menyebabkan masalah, sehingga perlu pelatihan pengaturan jarak tanam kakao

Sanitasi Kebun

Sanitasi Kebun

Bahan organik dari sanitasi kebun seperti potongan cabang dan buah busuk dikumpulkan dalam lubang kemudian diberi bakteri dan jamur penghancur seperti produk Promi dari Litbang Kementan untuk merubahnya menjadi pupuk organik.

Bahan organik dari sanitasi kebun seperti potongan cabang dan buah busuk dikumpulkan dalam lubang kemudian diberi bakteri dan jamur penghancur seperti produk Promi dari Litbang Kementan untuk merubahnya menjadi pupuk organik.

Ide, konsep dan pengalaman bertahun-tahun dari desa klinik kakao tersebut menarik untuk terus dikembangkan dan diduplikasi di banyak tempat di Indonesia. Salah satunya adalah di Jayapura, Papua. Klinik desa kakao yang berada di sisi berbeda Danau Sentani yang cantik dari kantor BPTP Papua, di kelola kebanyakan oleh suku Wamena. Mereka bekerja dengan baik dan tangguh untuk menaklukkan alam Papua sehingga dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan penduduk. Semoga program seperti ini dapat berdampingan dengan program pemerintah (Gernas Kakao) yang tujuan akhirnya adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan produksi dan kualitas kakao yang dihasilkan.

Lokasi pengembangan kakao di Papua

Lokasi pengembangan kakao di Papua

230220103036_lzn

Peserta pelatihan

Peserta pelatihan

Location: Jayapura, Papua

Time: Februari 2010

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s