Al Nassma: Coklat Susu Onta

Coklat terbuat dari kakao dan susu sapi itu sudah biasa. Kalau terbuat dari susu onta? bisa dibilang spektakuler🙂 Saat transit di Dubai, mata saya melihat suatu gerai yang mencolok dengan patung onta besar di area duty free. Duty free meruapakan area di dalam bandara di mana kita bisa membeli barang untuk oleh-oleh dan bisa bawa masuk ke dalam pesawat tanpa ditimbang lagi. Hampir segala macam barang dijual disini, mulai dari perlengkapan baju dan jas, koper, majalah, software bahasa sampai makanan seperti coklat. Soal harga jangan ditanya, berkali-kali lipat di banding di supermarket biasa. Umumnya barang yang dijual di area duty free merupakan produk khusus yang tidak dijual di luar, entah itu memang kemasan atau ukurannya khusus atau memang produk khusus. Idenya memang menjual barang oleh-oleh yang khas suatu negara. Salah satu yang khas tersebut, ya coklat susu onta ini.

Coklat batang biasanya terbuat dari campuran kakao, bisa campuran pasta. lemak atau bubuk kakao tergantung kelas produk yang mau dihasilkan serta campuran lain seperti gula dan susu serta sedikit emulsifier. campuran dasarnya ini saja. Simple. Perbandingan antara bahan-bahan tersebut sekali lagi tergantung tergantung jenis produk yang mau dihasilkan. Misal, jika kandungan coklat dinyatakan 70%, maka ini adalah dark chocolate, akan terasa sedikit pahit khas coklat. Buat pecinta sejati coklat akan menyukai produk ini karena rasa coklat intens, tetapi pada umumnya orang lebih menyukai coklat susu.

Coklat Onta kemasan 70 g

Coklat Onta kemasan 70 g

Al nassma sebenarnya merupakan istilah bahasa arab untuk menyebut angin sejuk yang berhembus dari laut ke padang pasir, kemudian dijadikan merk produk coklat dari Dubai ini. Sedikit berfilosofi rupanya. Al Nassma mengklaim merupakan coklat susu onta pertama dan terbaik di dunia. Perusahaan ini didirikan tahun 2008, dan membutuhkan waktu sekitar 4 tahun untuk pengembangan produk dan merk.  Banyak jenis coklat yang sudah dihasilkan mulai dari coklat susu, dark chocolate, coklat kurma, coklat rasa rempah seperti kayu manis atau kapulaga, dicampur kacang biasa dan juga kacang makadamia dan lain-lain. Juga varian bentuk mulai dari coklat batang 70 g, ada yang bentuk onta, serta dalam kemasan kayu istimewa buatan german. Cocok untuk oleh-oleh eksklusif. Mereka membuat produk tersebut bukan hanya untuk jualan coklat, tetapi sebagai product ambassador yang menjelaskan ke dunia bahwa Dubai umumnya negara Timur Tengah bisa memproduksi produk makanan dengan kualitas dunia.

Ide untuk membuat coklat dengan campuran susu onta karena pemanfaatan susu onta yang kurang, sedangkan susu onta di produksi berlebih di negara-negara Timur Tengah. Untuk menjaga suply susu onta, mereka mempunyai peternakan onta sendiri. Produk-produk ini dijual secara terbatas di tempat-tempat tertentu seperti Hotel dan bandara, dan sudah tersedia di beberapa negara seperti Inggris, German, Prancis dan Malaysia.

Mengenai rasanya bagaimana? klaim dari website perusahaan rasa susu onta yang sedikit asin dengan coklat mild (jenis coklat dipilih yang mild  agar tidak mengalahkan rasa khas susu onta). Saya sendiri tidak jadi membeli, hanya melihat-lihat bungkus coklat, karena harganya terlalu ekstrim untuk kantong mahasiswa🙂 Harga $12 (atau kisaran Rp 150rb) per buah untuk coklat 70 g terasa too much, dengan uang sebanyak itu kita bisa mendapatkan selusin coklat buatan German. Jangan tanya lagi harga coklat dalam kemasan kayu, bisa bikin pusing pala barbie…… Kalau ada pembaca yang kebetulan mampir di Bandara dan mau membelikan coklat tersebut sebagai oleh-oleh untuk saya, akan dengan senang hati diterima (mumpung belum termasuk gratifikasi untuk saya🙂 ).

Pelajaran yang dapat diambil dari sini, bayangkan negara padang pasir yang rumputpun sulit tumbuh, bisa menghasilkan produk coklat kelas dunia. Sedangkan kita, negara penghasil kakao terbesar 3 atau 4 dunia, dengan kualitas kakao yang berkelas, tetapi hampir tidak terdengar produk coklat produksi dalam negeri. Tentu ada beberapa produk dalam negeri yang membanggakan seperti silverqueen (walau menggunakan nama inggris tetapi produk asli Ceres bandung), cokodot (coklat dodol garut), monggo dll, tetapi gema nya masih belum cetar membahana seperti produk-produk coklat dari German, Swiss dan Belgia. Pasti kita bisa kok bersaing dengan coklat-coklat buatan luar negeri dari segi harga dan kualitas. Omong-omong, sebagai pesaing coklat susu onta, pembaca ada yang tertarik memproduksi dan menjual coklat susu domba garut? atau boleh juga coklat susu kambing etawa? saya siap menjadi konsultan dan pembeli pertama.

Location: Dubai, UEA

Time: Juli 2014

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s