Kopi Flores

Produksi kopi Flores belum begitu banyak, sedangkan permintaan pasar terhadap origin ini cukup tinggi. Sebagian besar kopi flores berasal dari daerah Ngada dan sebagian lagi Manggarai walau kadang dicampur karena sedikitnya produksi. Padahal akan menarik jika tetap dipertahankan kopi Flores yang berasal dari Ngada dan Manggarai. Serupa dengan kopi Toraja dan kalosi pada artikel lainnya. Dari berita yang saya telusuri, terdapat beberapa masalah untuk pengembangan kopi Flores di NTT ini mulai dari masalah bibit, kualitas hasil panen sampai permainan harga oleh tengkulak. Terhitung wilayah baru dalam pengembangan kopi di Indonesia dibanding wilayah lainnya tetapi sudah cukup mendapat reputasi baik. Saya hanya mencoba beberapa sample kopi Flores karena tidak mudah mendapatkan kopi origin ini. Produksi memang terbatas.

Kopi Flores

Kopi Flores

Tentu ini merupakan tugas dari para stakeholder. Pusat Penelitian Kopi dan Kakao beserta sejumlah pengusaha dan pemda setempat sudah mulai bekerjasama untuk meningkatkan produksi dan kualitas kopi yang dihasilkan petani. Hasilnya cukup menggembirakan karena terjadi peningkatan hasil dan kualitas, tetapi masih perlu diusahakan lagi untuk memenuhi permintaan pasar. Jika dikelola dengan baik, tentu akan menjadi sumber pendapatan yang baik untuk petani dan pajak untuk pemda. Menurut kabar yang saya terima, sepertinya tengkulak masih menjadi permasalahan besar karena mereka yang mengendalikan harga.

Rasa kopi flores, menurut para ahli ada note spicy. Saya rasakan saat cup testing aroma bagus dengan body yang baik, tetapi entah saya belum bisa mengeksplor lebih lanjut rasa dan aroma kopi ini karena keterbatasan sample green bean (lebih tepatnya tida memiliki green bean asli origin flores). Tentu kopi Flores akan mempunyai rasa dan aroma yang bisa disejajarkan dengan kopi produksi wilayah lain di Indonesia dan harus terus menerus dikembangkan.

Location: Göttingen, German

Time: November 2015

4 thoughts on “Kopi Flores

    • Yup, saya pernah mencoba yang seperti itu juga, pernah dapat juga yang acidnya kuat, beda pada beberapakali mencoba. Saya belum pernah mendapatkan green bean kopi flores jadi tidak bisa menilai lebih lanjut, karena bisa juga akibat proses roasting yang bermasalah atau sudah lama diroasting.

      • tergantung green bean dari induk bibit yg mana, bagaimana tanamnya, tergantung bagaimana prosesnya, bagaimana roastingnya, bagaimana seduhnya, pake air apa

  1. betul sekali Mas Heru, banyak faktor x yang mempengaruhi hasil akhir rasa kopinya seperti yang disebutkan, dan semuanya berpengaruh langsung….. bisa dibilang 50% pengaruh manusia dan peralatan, 50% bahan baku kopi dan air atau susu…. orang yang nyeduh kopi beda, bisa beda juga hasilnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s