Kopi Australia

Setelah saya ajak anda berkeliling mencicipi kopi origin Indonesia, dari kopi Aceh Gayo sampai Wamena, saatnya kita menikmati kopi dari belahan dunia lain. Syukur alhamdulillah di negeri tempat saya belajar, mencari kopi terbaik terutama dalam bentuk green bean dari seluruh dunia, mudah diperoleh. Bisa langsung datang ke toko atau pesan via online, beberapa hari kemudian kopi akan diantar sampai di depan rumah. So einfach!! Saat ada di tanah air, bahkan saya sulit untuk mendapatkan green bean untuk kopi origin Indonesia dari berbagai daerah.

Perjalanan pertama kita adalah Australia. What?! Australia produksi kopi juga? Luar biasa negeri ini. Ketika saya tahu ada kopi australia, saya coba beli walau agak sedikit was-was karena harganya lumayan mahal, sekitar 25 €/ kg (sebagai perbandingan kopi Indonesia dan brazil sekitar 12 € paling mahal). Was-wasnya selain mahal, apa iya kopinya enak sesuai harga….

Kopi Australia

Kopi Australia

Dan setelah green bean datang, terlihat biji kopi lebih kecil dibanding origin lain, dugaan saya kisaran screen 14 ke bawah (kualitas satu biasanya screen 16, tergantung negara). Warna juga terlihat lebih pucat, tidak hijau atau kebiruan yang menjadi salah satu kriteria sortasi. Selanjutnya kopi saya roasting, dan emmbutuhkan waktu yang lebih singkat dibandingkan origin lain, kemungkinan besar karena bentuknya yang kecil jadi lebih cepat menjadi coklat dan hitam. Jadi perhatikan betul saat roasting kopi ini, kurangi waktunya dari standar yang biasa anda gunakan jika tidak ingib mendapat kopi gosong.

Saat cupping taste, menurut saya pribadi rasanya so-so untuk semua atribut seperti aroma, keasaman, aftertaste. Setelah saya cari informasi lebih lanjut, memang itu ciri kopi Australia, lebih rendah rasa asam dan kaffein. Lalu kenapa bisa mahal? dari keterangan toko kopi tempayt saya beli produk tersebut, produksi kopi australia memang sedikit. Tahun 1996 hanya ada produksi 200 ton, dan hanya setengahnya di ekspor. Produksi baru meningkat menjadi 2000 ton pada tahun 2005, dimana 80%nya adalah arabica. Jadi alasannya adalah rareness, langka.

Biji kopi Australia berukuran kecil dan berwarna lebih pucat.

Biji kopi Australia berukuran kecil dan berwarna lebih pucat.

Saya salut dengan kopi Australia. Meskipun dari segi rasa tidak terlalu istimewa, tapi fakta bahwa mereka bisa produksi kopi adalah luar biasa. Perkebunan kopi pertama dimulai dari tahun 1880-1926 seluas kurang lebih 500 ha tersebar di wilayah New South Wales sampai Cooktown. Luas lahan sebesar itu mungkin untuk ukuran Indonesia bisa dipenuhi dari 1-2 desa. Kemudian karena biaya produksi mahal, sehingga produksi kopi menurun drastis. Perkebunan kopi bangkit kembali mulai tahun 1981, luas lahan 120 ha, dengan menerapkan ide-ide baru terutama penggunaan mesin, sistem irigasi dan agrowisata.

Ide-ide baru serta kerja keras luar biasa tersebut perlu ditiru. Negara kita yang segala ada, harusnya lebih maju lagi dari Australia. Mereka berusaha mengembangkan komoditas asli Indonesia di tanah mereka yang terkenal memiliki tantangan yang tinggi. Sebagai contoh, beberapa tahun lalu saya pernah baca, mereka sudah mencoba menanam manggis. ya manggis, the queen of fruit. Kalau sampai mereka berhasil (dan mereka sudah berhasil mengembangkan mangga), jangan nanti kita marah-marah saat banyak manggis impor dari Australia membanjiri pasar-pasar Indonesia. Karena kita sendiri kurang serius dan bekerja keras untuk mengembangkan komoditas Indonesia. Jadi, seluruh pihak terkait harus bekerjasama untuk mengembangkan produk kopi Indonesia mulai dari penanaman sampai marketing agar kopi Indonesia makin jaya.

Location: Göttingen, German

Time: December 2015

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s