Kopi Yaman – Asia

This is where the coffee strory begins………. Secara ilmiah, memang tanaman kopi berasal dari Ethiopia atau Abyssinia nama zaman dulunya. Tetapi yang mengembangkan industri kopi adalah orang Yaman. Familiar dengan nama Qahwa, Arabika atau Moka? nama itu melekat dengan dunia kopi yang tidak mungkin dipungkiri lagi.

Dari mulai disebut di literatur tahun 900 M, sampai tahun dengan tahun 1600 M, kopi diproduksi dan dikuasai oleh orang Yaman. Luar biasa sebenarnya karena tidak mudah untuk menanam diantara bebatuan. Tetapi banyak juga daerah Yaman yang subur, tidak semuanya batu. Walau demikian, tetap tingkat kesulitan yang tinggi. Dan orang Yaman sudah mempunyai skill tinggi dalam bidang irigasi dan pertanian dari semenjak zaman Ratu Balqis atau Bilqis memerintah. Bendungan pertama yang spektakuler di dunia dibangun oleh mereka, bendungan Ma’rib pada zaman Kerajaan Saba’. Sisa bendungan masih ada dan ada sebagian yang masih bisa digunakan sampai hari ini. Ratu Balqis yang super cantik ini kemudian menikah dengan Nabi Sulaiman AS, King Solomon, Maharaja yang tidak akan ada kerjaan seperti itu lagi di dunia. Tentu ada perdebatan saat ini apakah Ratu Balqis orang Yaman atau Ethiopia karena bekas kerajaan ditemukan sama persis di kedua tempat tersebut. Sangat masuk akal kisah Al qur’an tentang seorang alim yang memindahkan istana Ratu Balqis dengan sekejab mata…. kemungkinan bekas kerajaan ada di dua lokasi ini demikian adanya…..

Hubungan Ethiopia dengan Yaman seperti yang disebut diatas, Ethiopia merupakan sumber plasmanutfah kopi yang kemudian ditanam dan dikembangkan di Yaman. Nah, produksi kopi di Yaman tersebut kemudian dijual ke belahan lain dunia melalui pelabuhan Mocha. Kemudian menjadi terkenal dengan sebutan kopi moka. Walau sekarang terjadi pergeseran makna untuk kata moka sendiri, yang merupakan kopi campur coklat. Kopi moka aslinya adalah kopi Yaman yang dijual melalui pelabuhan Mocha.

Tidak sepenuhnya salah terjadinya pergeseran makna untuk kata moka untuk kopi campur coklat. Ketika saya meroasting, grinding serta membuat esspresso, maaakkkkjleebbbb 🙆…. uenaaakkk, wangi, kemudian aftertaste seperti ada selapis rasa coklat di lidah, yang tidak saya temui di kopi lain. Bukan hanya karena saya mempunyai hubungan batin dengan daerah ini, tapi jika ada kopi terbaik di dunia, ya kopi Yaman ini.

Kopi Yaman

Kopi Yaman

Harganya lumayan mahal sekitar 25 €/ kg, tapi bukan paling mahal di dunia, sangat worth it. Kopi yang saya beli ini ditanam oleh Bani Matar di ketinggian 1900-2000 m dpl di dekat San’a. Pantas saja kopi yang dihasilkan sangat bagus. Dugaan saya juga kemungkinan dari kondisi tanah dan cuaca yang ekstrim sehingga kualitas kopi juga meningkat. Ketika tanaman stress, metabolit sekunder seperti alkaloid akan meningkat. Dan ditengah situasi perang yangs angat tidak kondusif, mereka tetap bertani dan berproduksi agar kopi mereka yang berharga bisa dinikmati orang pada belahan bumi lainnya…. Lihatlah di video berikut, bagaimana mereka bisa menanam kopi terbaik dunia (jika boleh disebut demikian) diantara bebatuan. Jadi untuk kita di Indonesia, harus banyak bersyukur, jangan banyak mengeluh, tinggal gali tanah gembur, harusnya lebih mudah daripada menanam di batu……

Location: Göttingen, German

Time: December 2015

One thought on “Kopi Yaman – Asia

  1. Pingback: Origin Baru Di Awal Tahun | Postharvestnotes

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s