Kopi Brazil – Amerika

Setelah melewati benua Australia, Asia dan Afrika, sekarang kita menuju benua Amerika. Wilayah Amerika Utara hanya ada kopi Hawaii, kemudian di Amerika Tengah Meksiko, dan kita langsung menuju bagian selatan yang biasa disebut Amerika Latin. Pertama yang kita tuju adalah Brazil, produsen dan ekportir terbesar di dunia untuk jenis Arabika. Brazil merupakan satu-satunya negara di wilayah Amerika yang berbahasa Portugis, lainnya menggunakan bahasa Spanyol. Di wilayah Amerika Latin, walau satu-satunya negara berbahasa Portugis, tetapi luas wilayah hampir setengah dibanding gabungan negara-negara lain, jadi cukup mempunyai pengaruh.

Produksi arabika di brazil mencapai 85% dari total produksi, sisanya 15% adalah robusta. Kebalikan dari Indonesia, bahkan kita kadang tidak mencapai 15% produksi arabika. Dengan harga  arabika yang jauh lebih mahal daripada robusta, tentu merupakan sumber penfdapatan negara non migas yang luar biasa. Ya, brazil merupaka produsen terbesar di dunia dengan produksi mencapai 2.7 juta ton per tahun melibatkan lebih 200 ribu petani dan total 3.5 juta tenaga kerja dalam industri kopi yang sebagian besar berada di daerah pedesaan. Penyerapan tenaga kerja yang luar biasa. Sebagai erbandingan Vietnam memproduksi 1.3 juta ton dan Indonesia 0.6 juta ton. Walau kita produsen nomer 3 dunia, dan kadang dilangkahi oleh Kolumbia, jumlah produksi kopi Indonesia jauh dibawah Brazil, hanya mensuplai 8-9% kebutuhan dunia. Tentu jumlah produksi bisa berfluktuasi tergantung iklim, ditambah isue pemanasan global, setiap berita seperti  penyakit yang menyerang tanaman kopi atau lainnya di Brazil akan segera mengguncang harga kopi dunia. Dan fluktuasi ini bisa menyebabkan pengaruh secara sosial dan politik disana. Kalau di Indonesia, seperti fluktuasi harga beras yang bisa mengguncang dunia persilatan.

Kopi Brazil origin Minas Gerais

Kopi Brazil origin Minas Gerais

Salah satu daerah produksi kopi terbesar di Brazil yaitu Minas Gerais. Saya tidak tahu jumlah tepatnya, tetapi antara 60-80% kopi Brazil di produksi di daerah ini, menurut kolega yang saya temui di Porto, Portugal saat seminar international mengenai kopi. Tidak heran, pusat penelitian dan universitas yang mengembangkan kopi terpusat di sini.

Sebagian besar kopi Brazil melalui proses basah. Keunggulan kopi Brazil terletak di Aroma, wangi. Jika anda ingin kopi yang mild, cocok untuk mencoba kopi Brazil. Biasanya di German, kopi Brazil diblending dengan kopi Kenya atau afrika agar dapat kombinasi harum dan rasa asam yang kuat.

Kopi Brazil Yellow Bourbon Fazenda Rainha

Kopi Brazil Yellow Bourbon Fazenda Rainha

Seperti Indonesia, Brazil memiliki beberapa wilayah produksi kopi, dengan jenis varietas dan ketinggian berbeda. Di negara ini, jenis varietas dan lokasi ketinggian bisa mempengaruhi harga jual, karena diangap kopi makin bagus pada lokasi makin tinggi. Seperti jenis Yellow Bourbon ini, yang ditanam di perkebunan Fazenda Rainha, merupakan salah satu kopi juara selama beberapa tahun dalam kompetisi dan menjadi incaran para pembeli di seluruh dunia. Ditanam pada ketinggian 1100-1500 m dpl, pada lokasi terbatas tidak sampai 500 ha, menjadikan kopi ini berharga lebih mahal 20 €/ kg dibandingkan kopi Brazil pada umumnya di kisaran 11 / kg. Kopi diproses secara natural, bisa juga disebut semi basah.

kopi brazil vale do rio verde

kopi brazil vale do rio verde

Lokasi lain yaitu Vale do Rio Verde. Saya tidak mendapatkan info untuk kopi di lokasi ini yang berada di selatan Minas Gerais. Kopi Brazil akan mudah ditemui di German, di swalayan pun ada tersedia mulai dari biji hasil roasting sampai bubuk, tinggal pilih. Kopi Brazil merupakan salah satu item kopi yang biasa saya gunakan untuk blending, sehingga saya usahakan selalu ada tersedia dalam daftar stok. Dari beberapa kopi Brazil yang saya coba, memang punya rasa dan aroma berbeda, tetapi tetap ciri khas kopi brazil tetap melekat, jadi tidak masalah untuk mencoba-coba dari sumber berbeda untuk mendapatkan dan mempelajari profil rasa.

Mudah ditemui di swalayan terdekat

Mudah ditemui di swalayan terdekat

Location: Göttingen, German

Time: December 2015

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s