Grafik yang Menentukan Kelangsungan Peradaban Manusia

Mari kita perhatikan gambar grafik di bawah ini. Coba anda tebak, kira-kira grafik apakah itu. Pergerakan grafik harga saham atau komoditas boleh naik turun, bahkan pada grafik menurun dan terburuk pun, mungkin terjadi kekacauan ekonomi, tetapi kehidupan akan terus berlangsung dan bahkan bisa membaik. Ingat saat krisis ekonomi dunia beberapa waktu lalu, walau belum pulih sepenuhnya, tetapi muncul peluang-peluang baru sehingga kehidupan dan peradaban terus berkembang.

Grafik CTG

Grafik CTG

Grafik ini disebut CTG, singkatan dari Cardiotocography. Mungkin anda sering mendengar kata CTG ini, tapi belum tahu wujudnya. CTG ini instrumen untuk memantau kondisi kehamilan pada ibu. Jadi ada dua alat yang dipasang pada bagian perut yang berbeda di ibu hamil sehingga menghasilkan grafik pada kertas tersebut. Bagian atas grafik merupakan detak jantung bayi, bagian bawah merupakan kontraksi perut sang ibu, dan di bagian tengah ada garis kecil merupakan tanda pergerakan bayi. Mesin untuk mencetak grafik tersebut disebut Cardiotocograph atau kadang disebut electronic fetal monitor (EFM).

Mesin CTG

Mesin CTG

Lalu apa urusannya grafik tersebut dengan kelangsungan peradaban manusia? Kita bedah lebih dalam grafik tersebut. Ketika akan melahirkan, kontraksi perut akan meningkat. Lihat di grafik sebelah bawah, grafik naik dan turun membentuk peak seperti gunung. Nah ini….. tanpa ada ini, tidak akan ada kelahiran, dan tidak akan ada manusia yang membentuk peradaban….. Jarak antar puncak bisa 5-10 menit, dan dari garis mendatar terus naik ke puncak bisa 3 menit…. Artinya apa? Sekarang bayangkan situasi anda pernah mengalami sakit yang paling sakit, misalkan saja jempol tangan anda terjepit pintu. Bayangkan, ketika jempol tangan anda terjepit pintu secara perlahan sampai maksimal sampai pada puncaknya selama 3 menit (yang pasti sakit bukan main) dan kemudian jepitan pintu perlahan-lahan dikurangi… kemudian ulangi lagi setiap 5 menit proses tersebut…..

Dan renungkanlah…. sekarang sakitnya bukan di jempol tangan, tapi di seluruh bagian perut, pada area yang tentu lebih besar daripada jempol tangan…. dan proses ini berlangsung belasan jam bahkan lebih dari 24 jam…. Seperti itulah proses ibu melahirkan kita… seperti itulah sakitnya, mungkin lebih sakit dari yang kita bayangkan…… Saat-saat seperti itulah saat nyawa menjadi taruhannya demi melahirkan kita ke dunia.. saat dimana segala sesuatu bisa menjadi salah, saat tekanan darah, detak jantung, pembuluh darah bisa bermasalah setiap saat…. Saat tidak ada yang bisa membantu, kecuali ibu kita dengan susah payah melahirkan kita…. dan kita masih kurang ajar dengan Ibu kita?

Proses Pembukaan 1-10 (Foto karya Reza Faturrahman)

Proses Pembukaan 1-10 (Foto karya Reza Faturrahman)

Pikirkan sekali lagi… Foto diatas bukan hiasan dinding, tetapi simulasi proses pembukaan rahim ibu kita, mulai dari pembukaan 1 cm, lihat lingkaran paling kecil warna biru muda, sampai lingkaran paling besar, warna hijau tua pada pembukaan 10 cm. Kontraksi, kesakitan yang dialami seorang ibu diperlukan agar otot rahim membuka untuk memberikan jalan kepada bayi. Ibu yang melahirkan kita dengan susah payah, merawat dan menyusui juga dengan lelah luar biasa, lalu setelah dewasa kita menyakiti hatinya dengan perkataan dan perbuatan yang tidak pantas?

Selamat Hari Ibu untuk para Ibu dan calon Ibu, sungguh surga memang terletak dibawah kaki Ibu…..

Location: Neu Bethlehem, Göttingen, German

Time: December 2015

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s