Hagia Sophia

Hagia sophia merupakan gereja Kekaisaran Romawi Timur atau Byzantium, didirikan tahun 532 sampai 537 M. jadi bangunan ini sudah berusia 1500 tahunan. Kemudian gereja ini dirubah menjadi masjid ketika konstantinopel ditaklukan oleh Al-Fatih atau Sultan Mehmed II pada tahun 1453. Kisah penaklukan yang spektakuler. Al Fatih merupakan Sultan muda dari Kekhalifahan Utsmani, awalnya selalu diremehkan, dan bahkan ditertawakan oleh para kekaisaran besar disekeliling Turki ketika beliau diangkat menjadi Sultan. Nyatanya? jangan sekali pernah menyepelekan orang. Ternyata Al Fatih merupakan sosok yang jenius dan luar biasa, sehingga bisa menembus tembok kota pertahanan konstantinopel. Dan jika sahabat melihat tembok kota tersebut, bisa dibayangkan bagaimana dahsyatnya pertempuran saat itu.

DPP_0011

Hagia sophia dari bahasa yunani artinya kebijaksanaan suci atau Holy wisdom.

DPP_0012

Perhatikan ukuran pintu dan langit-langit dibanding ukuran manusia.

DPP_0015

Al fatih memimpin solat disini setelah penaklukan Constantinopel. Setelah diajukan pertanyaan beberapa pertanyaan, diantaranya siapa yang ibadah sunnahnya tidak pernah terputus, dan ternyata hanya Al fatih yang pantas menjadi imam solat karena kriteria-kriteria yang diajukan hanya beliau yang memenuhi.

DPP_0020

Gedung sedang dalam renovasi untuk merawat bangunan berusia 1500 tahun

DPP_0018 DPP_0021

Mimbar untuk Khatib, menjadi ciri masjid Turki sampai saat ini

Mimbar untuk Khatib, menjadi ciri masjid Turki sampai saat ini

Satu Nubuwah Nabi SAW tentang penaklukan sudah terjadi

Satu Nubuwah Nabi SAW tentang penaklukan sudah terjadi

Setelah menaklukkan konstantinopel dan merubah namanya menjadi Istanbul, berakhirlah sejarah panjang Kekaisaran Romawi Timur, dimana Kekaisaran Romawi Barat sudah lama runtuh. Tetapi bukan berarti Al Fatih membumi hanguskan Istanbul, justru pemeluk agama yang berbeda dapat hidup damai berdampingan. Muslim, Kristen dan Yahudi dapat menjalankan agamanya masing-masing dengan damai dan tanpa paksaan. Terbukti, walau Hagia Sophia dirubah menjadi Masjid, tentu dengan ditambah bangunan dan menara di bagian luar, lukisan-lukisan asli gereja masih tetap terkonservasi dengan baik. Setelah keruntuhan Kekhalifahan Utsmani sekitar tahun 1922, Masjid Hagia Sophia tidak digunakan lagi sebagai tempat ibadah, tetapi sebagai museum. Jadi dalam satu tempat sahabat akan mendapatkan ornamen masjid dan gereja. Sungguh luar biasa tentunya saat bangunan ini digunakan sebagai tempat ibadah. Kontroversi yang sama juga terjadi di Granada dan Cordoba Spanyol, tetapi kebalikannya, di mana Masjid yang dibangun Kekhalifahan Nasrid dari bangsa Moor, dirubah menjadi gereja atau katedral pada masa inkuisisi (mudah-mudahan saya tidak salah sejarah karena belum banyak baca sejarah mengenai Spanyol, mohon koreksi jika salah).

Lukisan gereja yang masih terkonservasi dengan baik

Lukisan gereja yang masih terkonservasi dengan baik

DPP_0022

Location: Istanbul, Turki

Time: Maret 2014

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s