İstanbul İslam Bilim ve Teknoloji Tarihi Müzesi

Istanbul Museum of the History of Science and Technology in Islam termasuk baru didirikan , tahun 2008, walau menempat gedung berusia tua. Bekerjasama dengan pihak German, pantas banyak label berbahasa German di museum ini. Salah satu yang menarik adalah kutipan Goethe tentang pentingnya belajar bahasa Arab untuk memahami kebudayaan Islam. Bahkan Goethe sendiri pun mempelajari bahasa Arab dan Al quran sehingga muncul dugaan beliau menjadi seorang Muslim. Kalau sahabat belajar bahasa German, pasti mengenal Goethe, yang namanya diabadikan menjadi Goethe Institute yang ada di banyak negara. Goethe yang mempelopori dan memuat sistem agar orang bisa mempelajari bahasa dan kebudayaan German.

DPP_0042DPP_0003IMG_7385IMG_7389 IMG_7390

Sebagian besar benda yang dipamerkan di museum merupakan replika yang dibuat di German. Masih perlu dikembangkan lagi agar pengunjung bisa memahami lebih lanjut bagaimana ilmu dan pengetahuan yang dikembangkan pada era Kekhalifahan, yang bisa dilacak mulai dari abad awal peradaban Muslim eksis. Juga perlu peraga yang interaktif seperti museum ilmu pengetahuan di Taman Mini Indonesia Indah, sehingga pengunjung benar-benar dapat merasakan apa manfaat benda-nenda tersebut dan bagaimana cara kerjanya, dan tentu menjadi menarik untuk anak-anak mempelajari ilmu dan pengetahuan dengan cara yang asyik dan menyenangkan. Tentu sebagian ilmu dan pengetahuan yang dikembangkan berasal dari peradaban lain sebelumnya, banyak juga lompatan-lompatan pengetahuan yang dilakukan serta penemuan-penemuan baru. Zaman awal peradaban, banyak buku-buku yunani seperti tulisan aristoteles dan plato yang diterjemahkan ke bahasa Arab yang kemudian menjadi perdebatan panjang karena masuk unsur helenistik dalam ilmu filosofi, yang kemudian dijawab dengan baik oleh Al Ghazali, sampai beliau dijuluki Hujjatul Islam.

DPP_0001

Konsep bola dunia sudah ada dari zaman Khalifah Al Ma'mun dari tahun 800an M

Konsep bola dunia sudah ada dari zaman Khalifah Al Ma’mun dari tahun 800an M

DPP_0004

Indoensia sudah dikenali dari zaman dahulu

Indoensia sudah dikenali dari zaman dahulu

DPP_0006 DPP_0007 DPP_0008

Time and space

Time and space

Selain bidang Filosofi, banyak cabang ilmu turunan dari Filsofi yang kemudian berkembang menjadi ilmu matematika, astronomi, kimia, biologi, fisika, bangunan, deometri, kedokteran dan lain-lain. seperti ilmu pembuatan peta yang sudah berkembang dari tahun 800an M, dan sudah ada bola dunia dibuat saat itu oleh Khalifah Al Ma’mun, dimana dunia barat masih mempercayai bahwa dunia itu datar, dan jika berlayar ketepiannya akan jatuh entah kemana. Patut disayangkan kemudian teknologi peta beserta teknologi navigasi yang dikembangkan tersebut digunakan oleh penjajah dari dunia barat untuk menguasai belahan dunia lain seperti Asia dan Afrika.

DPP_0021 DPP_0022 DPP_0023 DPP_0024

Al Qanun karya Ibnu Sina, menjadi standar kedokteran dunia pada abad pertengahan

Al Qanun karya Ibnu Sina, menjadi standar kedokteran dunia pada abad pertengahan

Teknologi jam juga sudah ada, dimana tentu kaum muslim terobsesi dengan waktu karena berhubungan dengan pelaksanaan ibadah seperti waktu sholat, ramadhan dan lain-lain. Sayang sekali sekarang kita tidak memperhatikan waktu dengan baik. Teknologi kedokteran juga berkembang dengan pesat, dimana dunia barat masih percaya dengan tahayul, buku Ibnu Sina yaitu Al qanun sudah menjadi standar dalam dunia kedokteran mulai dari tata cara pengobatan fisik sampai masalah pengobatan sakit jiwa.

DPP_0025 DPP_0026 DPP_0027

Kimia dan mineral. Al chemist, profesi yang terobsesi untuk menciptakan unsur emas dari unsur lain..... banyak penemuan kimia terjadi karena obsesi ini

Kimia dan mineral. Al chemist, profesi yang terobsesi untuk menciptakan unsur emas dari unsur lain….. banyak penemuan kimia terjadi karena obsesi ini

DPP_0029 DPP_0030 DPP_0031 DPP_0032 DPP_0033 DPP_0034

Kemudian muncul pertanyaan, bagaimana agar kaum Muslim bisa lagi menyumbangkan ilmu dan teknologinya demi perkembangan peradaban dunia. Semua yang ditampilkan museum terjadi di masa lampau. Lalu bagaimana dengan masa kini? berapa muslim yang mendapat hadiah Nobel? perlu pemikiran bersama. Dan salah satu jawabannya adalah seperti yang Goethe sampaikan, yaitu kita perlu untuk mempelajari bahasa Arab dan Al Quran agar peradaban Muslim bisa menyumbangkan lagi sumbangsihnya untuk peradaban dunia.

IMG_7477

Familiar dengan Aljabar? karya Al Khawarizmi, konsep yang masih digunakan sampai saat ini, bahkan konsep angka 0 sebagai dasar komputer modern

IMG_7451

Bangunan. geometri dan matematika saling terhubung erat, termasuk persenjataan.

IMG_7448 IMG_7449 IMG_7450 IMG_7478 IMG_7482

Location: Istanbul, Turki

Time: Maret 2014

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s