Pasir Jambu

Gapoktan di daerah Kecamatan Pasir Jambu, Bandung ini mulai mengusahakan tanaman kopi dari tahun 2005. Anggota saat itu sudah berjumlah 400 orang. Setiap hektar lahan bisa ditanam sekitar 2 ribu pohon. Lahan berada diatas ketinggian 1200 m dpl. Gapoktan bekerja sama dengan perhutani untuk mengelola lahan yang dimiliki perhutani. Ada mekanisme pembagian keuntungan untuk perhutani, LMDH dan desa. Sehingga pengelolaan lahan kopi ini dapat bermanfaat untuk banyak pihak.

DPP_0001 DPP_0003 DPP_0007 DPP_0010

Saung untuk tempat berkumpul petani serta menyimpan hasil sementara

Saung untuk tempat berkumpul petani serta menyimpan hasil sementara

Mereka bekerjasama dari mulai mengelola lahan sampai pengolahan menjadi green bean. Saat itu, permintaan oleh buyer adalah natural proses, sehingga butuh waktu sampai 40 hari untuk menjemur cerry kopi. Udara yang dingin dengan intensitas matahari yang kadang tidak cukup untuk bisa cepat mengeringkan cerry. Jika diolah dengan cara wet process dan kemudian di pulping terlebih dahulu, yaitu memisahkan biji dari daging buah, proses menjadi green bean akan lebih cepat menjadi hanya beberapa hari saja. Harapannya, dengan melakukan natural proses, yang dimaksud disini penjemuran dengan cerry masih utuh, aroma dan rasa kopi menjadi lebih baik.

Green bean

Green bean

DPP_0006

Proses penjemuran natural proses. Crry langsung dijemur tanpa ada proses pulpung terlebih dahulu.

Proses penjemuran natural proses. Crry langsung dijemur tanpa ada proses pulpung terlebih dahulu.

Bersama Bu Hermin dan Mas Bayu.

Bersama Bu Hermin dan Mas Bayu.

Kelompok tani disini memiliki perlengkapan dan fasilitas yang sudah cukup baik. Mulai dari peralatan pulping, pencucian sampai huler. Petani relatif tidak memiliki masalah pemasaran karena green bean siap ditampung oleh pihak perhutani. Model pengelolaan lahan untuk kesejahteraan bersama ini perlu ditiru di daerah lain.

washing

washing

DPP_0015 DPP_0019 DPP_0022 DPP_0024

pulping

pulping

Limbah hasil pulping bisa dimanfaatkan untuk pupuk

Limbah hasil pulping bisa dimanfaatkan untuk pupuk

DPP_0036

Belalang tempur untuk membawa hasil panen dari kebun yang sulit dijangkau ke tempat proses pengolahan

Belalang tempur untuk membawa hasil panen dari kebun yang sulit dijangkau ke tempat proses pengolahan

DPP_0039

Panen yang tercampur, dipisahkan proses pengolahannya karena mutu akan rendah

Panen yang tercampur, dipisahkan proses pengolahannya karena mutu akan rendah

Hal yang menarik adalah terdapat Robusta di ketinggian 1200 m dpl. Padahal pada umumnya Robusta terdapat di bawah ketinggian 800 m dpl.

Hal yang menarik adalah terdapat Robusta di ketinggian 1200 m dpl. Padahal pada umumnya Robusta terdapat di bawah ketinggian 800 m dpl.

DPP_0032

Location: Bandung, Indonesia

Time: August 2014

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s