Tagged with beras

Era disrupsi: iBeras

Era disrupsi: iBeras

Artikel sebelumnya membahas mengenai permasalahan yang dihadapi petani. Tentu itu belum semuanya. Banyak lagi seperti permasalahan ketersediaan air, masalah teknik budidaya dan hama penyakit, curah hujan dan musim yang tidak menentu serta tingkat kesuburan lahan tanah. Perlahan-lahan akan kita kupas pada lain kesempatan. Tidak mudah toh menjadi petani. Ini untuk menunjukkan betapa rumitnya jalan berliku … Continue reading

Pilih mazhab input atau output subsidi pertanian?

Pilih mazhab input atau output subsidi pertanian?

Untuk mempermudah memahami suatu kenyataan, dibuatlah suatu model. Perlu diingat, model bukanlah kenyataan itu sendiri. Model hanya gambaran saja. Kenyataan sesungguhnya bisa sangat rumit. Pada umumnya, ada dua model yang dibangun, yaitu berupa steady state jika variable di dalam model dianggap konstan, tidak dipengaruhi faktor lain seperti waktu. Atau juga kondisi diluar variable yang dimaksud … Continue reading

Harga Beras Berangsur Turun

Harga Beras Berangsur Turun

Daannnn….. tanpa perlu menunggu waktu  beberapa hari, ternyata harga beras sudah mulai turun. Silahkan cek di infopangan.jakarta.go.id.  Seperti biasa pula, akan ada tokoh-tokoh yang mulai inspeksi mendadak dan bicara tentang keberhasilan penurunan harga beras, padahal bukan prestasinya. “Pak karni…. komputer saya canggih, jika ada penurunan 50 perak saja, gambar di layar monitor saya… berubah menjadi … Continue reading

Simpulan Sementara Impor Beras

Simpulan Sementara Impor Beras

Akhirnya, Mendag mengeluarkan pernyataan dan data mengenai kondisi stok beras pemerintah. Keputusan tersebut merupakan arahan dari Bapak Wapres, second in command. Mengenai data, bisa dilihat di link berikut. Akan lebih menarik kalau lembaga kementrian mempunyai semacam juru bicara, tidak harus semuanya menteri yang menghadapi wartawan, kita maklum bahwa pasti beliau super sibuk. Saya perhatikan, juru … Continue reading

Big Data Untuk Menganalisa Isu

Big Data Untuk Menganalisa Isu

Pada artikel sebelumnya, kita sudah sama-sama belajar untuk menggunakan parameter-parameter kesalahan logika dalam rangka mengecek argumen dalam suatu pernyataan. Tentu ini sebagian dari ilmu logika, bagaimana untuk menyusun premis benar berdasarkan bukti akurat untuk menghasilkan kesimpulan yang mendekati kebenaran. Saya biarkan sahabat menantang diri sendiri untuk bersikap skeptis terhadap suatu fakta, data dan intepretasi dalam … Continue reading

Saat Mendapat Isu: Analisa Kesalahan Logika

Saat Mendapat Isu: Analisa Kesalahan Logika

Dalam agama, kita harus tabayyun (cek dan re-cek) ketika menerima suatu berita. Bagaimana caranya? ada suatu cabang ilmu yang mempelajari kesalahan logika (logical fallacy). Ini ilmu dari zaman kuda gigit besi, dan masih bisa digunakan sampai saat ini. Saya akan menggunakan contoh pemberitaan seputar impor beras, menggunakan metode yang dijabarkan oleh Bu Dina Sulaeman di … Continue reading

Harga Beras

Harga Beras

Seorang ahli yang malang melintang di dunia aktifis, politik, pemerintahan dan akademis memberikan suatu ceramah mengenai data harga beras beberapa negara. Intonasi suara dan datanya sangat meyakinkan. Toh, memang beliau adalah ahli level dewa. Apakah ahli tingkat dewa tersebut pasti benar? Asumsi ini disebut Argumentum ad verecundiam. Saya mengutip tulisan Bu Dina Sulaeman: “Argumentum ad verecundiam … Continue reading

Daur Ulang Isu: Impor Beras

Daur Ulang Isu: Impor Beras

Isu impor beras selalu “seksi” untuk digoreng. Sebelum sedikit menguliknya, kita perlu sepakat dulu bahwa permasalahannya bukan terletak pada keputusan impor atau tidak impor. Impor adalah sebuah keniscayaan di era perdagangan bangsa-bangsa, apapun komoditasnya. Kecuali kita mau embargo diri sendiri atau menjadi negara tertutup. Kenapa butuh impor? bisa karena memang jumlah produksi tidak cukup memenuhi … Continue reading

Daur ulang fitnah: beras plastik

Daur ulang fitnah: beras plastik

Sungguh memprihatinkan kondisi kita sebagai masyarakat saat ini. Betapa fitnah mudah dibuat, disebarkan, dipercayai, diimani sebagai kebenaran, dan dikapitalisasi untuk mendapatkan keuntungan. Situasi ini tentu terjadi sejak zaman dulu sehingga sudah dinyatakan dalam kitab suci bahwa fitnah lebih kejam daripada pembunuhan. Ironisnya, di satu sisi kita membaca kitab suci, mengimani kebenarannya, sedangkan paruh jiwa yang … Continue reading

Beras Medium atau Premium?

Beras Medium atau Premium?

Mulai akhir minggu kemarin, heboh di pemberitaaan media massa mengenai kasus beras. Ada banyak dimensi mulai dari ekonomi, hukum sampai politik, dan kadang terdapat istilah-istilah yang cukup membingungkan untuk saya, sebagai masyarakat awam. Salah satunya adalah mengenai kualitas beras medium dan premium. Apa maksudnya? Setelah saya telusuri, ternyata istilah ini terdapat di SNI 6128:2015 yang … Continue reading